Desa Katung, 21 JuliI 2026. Demam merupakan kondisi terjadinya kenaikan suhu tubuh hingga > 37,50C. Ikatan Dokter Anak Indonesia menetapkan suhu tubuh normal untuk anak berkisar antara 36,5oC sampai 37,5oC. Pada demam tinggi dapat terjadi alkalosis respiratorik, asidosis metabolik, kerusakan hati, kelainan EKG, dan berkurangnya aliran darah otak. Jika demam tidak ditangani maka akan dapat menyebabkan kerusakan otak, hiperpireksia yang akan menyebabkan syok, epilepsy, retardasi mental bahkan ketidakmampuan belajar.
Penanganan terhadap demam dapat dilakukan dengan tindakan farmakologis, tindakan non farmakologis maupun kombinasi keduanya. Tindakan farmakologis yaitu memberikan obat antipiretik. Tindakan non farmakologis yaitu tindakan pendamping yang diberikan untuk membantu menurunkan panas. Tindakan non farmakologi biasanya dilakukan setelah pemberian obat antipiretik. Ada beberapa tindakan non farmakologis yang dapat membantu mempercepat penurunan suhu tubuh. Seperti memberikan minum dalam volume yang lebih banyak, mengatur ruangan bersuhu normal, menggunakan pakaian yang tipis, menyerap keringat dan nyaman. Serta dapat pula dengan memberikan kompres. Kompres adalah salah satu tindakan non farmakologis untuk menurunkan suhu tubuh bila anak mengalami demam. Ada beberapa macam kompres yang bisa diberikan untuk menurunkan suhu tubuh yaitu tepid water sponge dan kompres air hangat. Tepid water sponge merupakan alternatif teknik kompres yang menggabungkan teknik blok dan seka. Pemberian kompres tepid water sponge efektif untuk membantu pengaturan suhu pada anak demam.
Tim Pengabdi dari Poltekkes Kemenkes Denpasar melaksanakan kegiatan pengabdian bagi masyarakat Desa Katung, dalam kegiatan pembinaan masyarakat terkait edukasi penanganan demam dengan metode tepid water sponge. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Juli 2026. Selain edukasi, tim pengabdi juga mengajak peserta untuk mendemontrasikan cara melakukan kompres metode tepid water sponge. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan, bahkan secara bergantian ikut melaksanakan demonstrasi dipandu oleh tim pengabdi. Acara yang dibuka oleh Perbekel Desa Katung, diakhiri dengan penyerahan alat-alat kesehatan yang dapat membantu kegiatan Posyandu di Desa Katung.